waktu Banjarmasin

Senin, 26 Agustus 2013

Cara Move On Ketika Masih Terobsesi dengan Mantan Kekasih

Putus cinta bukan hal mudah untuk diterima, apalagi jika Anda telah lama berhubungan dengan mantan kekasih. Meski telah disakiti, mungkin Anda tetap merasa dia orang terbaik yang pernah Anda miliki. Namun, hati-hati dengan perasaan tersebut. Itu tanda buruk bahwa Anda terobsesi dengan mantan kekasih. 

Ketika Anda putus dengan kekasih karena dia berbuat buruk pada Anda, berhentilah untuk mengenang masa-masa indah bersamanya. Perasaan menyangkal tersebut, membuat Anda sulit move on. Ini cara untuk membantu Anda agar dapat meneruskan hidup, tanpa bayang-bayang masa lalu, seperti dilansir Future Scopes. 

1. Menerima Kenyataan
Anda bisa memulai dengan menerima apa yang telah terjadi. Memang gampang diucapkan dibanding melakukannya. Tapi siapapun aan menyarankan orang yang patah hati untuk bisa menerima kenyataan, karena itulah yang bisa dilakukan agar bisa melanjutkan hidup. Memang membutuhkan waktu untuk bisa menerima. Ketika masa seperti ini, Anda boleh bersedih dan marah, tapi ingat jangan terlalu lama. Tetapkan waktu kapan Anda akan bangkit, misalkan Anda butuh waktu seminggu atau dua minggu untuk berkabung tapi setelah itu Anda harus berusaha move on. Setelah waktu yang ditetapkan, Anda harus merencanakan hidup baru Anda. 

2. Hilangkan Perasaan Bersalah
Bebaskan diri dari perasaan bersalah dan menyesal setelah putus. 'Kalau saja aku bisa lebih perhatian, mungkin dia tidak selingkuh' atau 'seandainya, aku mau menurutinya, maka dia tidak akan kasar' apapun itu, jangan menyalahkan diri sendiri. Anda harus menerima kenyataan bahwa dia salah dan hubungan yang buruk tidak akan pernah berhasil. 

3. Singkirkan Hal-hal yang Bisa Mengingatkannya
Cara untuk move on adalah dengan tidak mengingat-ingat tentang si dia. Untuk itu singkirkan barang-barang yang akan membuat Anda semakin mengingatnya. Kumpulkan barang-barang tentang si dia dan simpan di tempat yang tidak terlihat dan sulit dijangkau. Begitupula dengan akun media sosialnya, jika Anda tidak tahan melihat setiap tweetnya di Twitter atau wallnya di Facebook, Anda boleh menghapusnya sebagai teman. 

4. Fokus Pada Diri Sendiri
Menjadi jomblo pasca putus cinta merupakan waktu yang tepat untuk 'merapikan' diri sendiri. Luangkan waktu untuk mencari tahu apa yang Anda inginkan, apa yang ingin dikejar dan membangun minat pada suatu hal. Dengan fokus pada diri sendiri, Anda akan mendapatkan identitas kembali. 

5. Mencari Rutinitas Baru
Selain membuat Anda lebih sibuk, rutinitas baru dapat menyegarkan pikiran Anda. Anda bias mencoba mendaftarkan diri di tempat fitnes, ikut kelas make-up atau kursus menjahit. Cara ini bisa membuat Anda lupa dengan mantan kekasih. 

6. Hindari Langsung Mencari Pacar Baru
Mencari kekasih baru tidak membuat Anda bisa lupa dengan mantan kekasih. Pria baru yang hadir bisa saja hanya menjadi pelarian Anda. Dari pada terburu-buru menjalin hubungan dengan orang lain, lebih baik berkumpul dengan teman-teman Anda. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyingkirkan perasaan kesepian. Selain bertemu dengan teman, Anda bisa berbelanja, lebih dekat dengan keluarga atau memelihara binatang.
Peran Ikhwanul Muslimin untuk Kemerdekaan Indonesia

IUD - Negara yang pertama kali mengakui kemerdekaan Indonesia adalah Mesir. Demikian tertulis dalam buku sejarah kemerdekaan Indonesia.

Tapi, buku-buku sejarah umumnya tak menjelaskan lebih lanjut, mengapa dan bagaimana Mesir mengakui kemerdekaan Indonesia.
Pengakuan dari negara lain, merupakan syarat penting berdirinya sebuah negara. Dan, untuk ini, bangsa ini pantas berterima kasih kepada tokoh-tokoh Ikhwanul Muslimin. Sebab, merekalah yang melobi agar pemerintahnya mendukung kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.

Ikhwanul Muslimin yang saat itu jaringannya telah tersebar, juga menggalang dukungan-dukungan negara Arab lainnya untuk mendukung ke merdekaan Indonesia. Dan, setelah Mesir, negara-negara Timur Tengah lain pun mendukung kemerdekaan Indonesia.

Para pemimpin Mesir dan negara-negara Arab saat itu, bahkan membentuk Panitia Pembela Indonesia. Mereka mendorong pembahasan soal isu Indonesia di berbagai lembaga internasional, seperti Perserikatan Bangsa Bangsa dan Liga Arab.

Dalam bukunya, Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri, Zein Hassan menulis bahwa pengakuan kemerdekaan itu, pada akhirnya membuat posisi Indonesia setara dengan negara-negara lainnya-termasuk Belanda—dalam perjuangan diplomasi internasional.

Proklamator Bung Hatta pun menyatakan, “Kemenangan diplomasi Indonesia dimulai dari Kairo. Karena, dengan pengakuan mesir dan negara- negara Arab lainnya terhadap Indonesia sebagai negara yang merdeka dan berdaulat penuh, segala jalan tertutup bagi Belanda untuk surut kembali atau memungkiri janji, sebagai selalu dilakukannya di masa-masa yang lampau.”

Peran Ikhwanul Muslimin dalam kemerdekaan Indonesia, itu, masih dapat ditelusuri jejaknya dalam artikel bertajuk Ikhwanul Muslimindi Wikipedia. Di sana dicantumkan foto-foto tokoh bangsa seperti Sjahrir dan H Agus Salim yang menemui Mursyid Am Ikhwanul Muslimin, Hasan al-Banna, untuk menyampaikan terima kasih atas dukungannya terhadap kemerdekaan Indonesia.

Saat itu, untuk mendukung kemerdekaan Indonesia, Ikhwanul Muslimin kerap mengerahkan massa untuk berdemonstrasi, termasuk menghalau kapal-kapal Belanda yang melewati Terusan Suez. Terutama, saat Indonesia sedang dalam revolusi fisik melawan kembalinya Belanda.
Sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh dariku nanti di hari Kiamat ialah orang yang banyak omong, yang berlagak dalam berbicara, dan orang-orang yang sombong.

(HR Tirmidzi)
Alam adalah titipan Allah dan manusia ditugaskan untuk menjaganya. Dalam mengantisipasi kerusakan lingkungan yang semakin parah hendaknya kita sebagai umat Islam turut menjaga dan melestarikan alam.